Ilmu Pelet Manfaat Ziarah Ke Makam Buju' Tompeng Paling Ampuh

ZIARAH KE MAKAM BUJU’ TOMPENG

FORUM WIRID RUTIN DI MARKAS KWA AKAN MENGADAKAN RIYADHOH KE MAKAM/ PESAREAN BATU AMPAR, PAMEKASAN MADURA, PADA HARI KAMIS MALAM 1 MEI 2014 MULAI PUKUL 22.00 WIB s/d selesai. BAGI SEDULUR YANG BERKENAN IKUT, TIDAK DIPUNGUT BIAYA DAN SILAHKAN LANGSUNG HADIR DI PESAREAN BATU AMPAR. SEBAGAI TANDA AGAR MUDAH DIKENALI, KAMI AKAN MENGGUNAKAN IKAT KEPALA KHUSUS. TERIMA KASIH.

Ilmu Pelet Manfaat Ziarah Ke Makam Buju' Tompeng Paling Ampuh

Asmak Songe Rajeh (ASR) identik dengan Syekh Buju Tompeng, sang pengijazah awal ASR yang kini sudah menghadap Ilahi dan dimakamkan di batu Ampar Madura.

Alkisah dahulu di masa hidup Buju’Tompeng (Batsaniyah) ada seorang yang penuh karamah dan di hormati di daerah Pamekasan. Buju’Sarabe namanya, karena dorongan jiwa yang di provokasi syaitan, beliau merasa risih dan kepanasan mendengar seseorang menyaingi kekeramatannya di telatah Madura, maka timbullah maksud hati untuk menjajal ilmunya agar di ketahui khalayak siapa yang pantas di pertuan guru di tanah pamekasan.

Sebelum Buju’Sarabe berangkat, beliau persiapkan segala kemampuan dhahir bathiinnya untuk menghadapi uji kesakatian ini. Setelah tirakat mempertajam ilmu dan yakin akan kemampuannya, maka berangkatlah sang Buju’ke daerah batu am ar untuk mengunjungi sang Buju’Tompeng lengkap dengan membawa keris Aji dan para pengawal dari para murid jawaranya.

Ketika itu, putra Buju’ Tompeng,yang bernama Su’adi yang dikenal dengan Abu Syamsuddin masih kanak-kanak. Beliau sedang bermain layang-layang di pematang sawah dengan asyiknya.Tiba-tiba Su’adi kecil di kejutkan oleh suara orang menyapa padanya. Ternyata Buju’Sarabe dan anak buahnya sedang kebingungan mencari rumah Bujuk Tompeng. Bujuk Sarabe tidak sadar, anak kecil yang dia sapa itu adalah putra Buju’ yang dia akan jajal kedigdayaannya. Karena sudah berkeliling mencari kediaman Buju’ Tompeng, akhirnya Bujuk Sarabe bertanya kepada anak kecil yang bermain layangan tadi.

Beliau bertanya dengan congkaknya, ”Nak, di mana rumahnya Buju’Tompeng ? aku ingin menjajal kesaktiannya.” anak tersebut hanya menunjuk arah dalem Buju’ Tompeng yang memang di dekatnya.

Bergembiralah Buju’ Sarabe karena telah dekat dengan orang yang di carinya itu. Setelah sampai disana Buju’ Sarabe menemukan penghuninya sebagai orang tua yang sederhana dan tak nampak keangkerannya. Lalu dengan nada tinggi dia bertanya kepada orang yang memang Buju’Tompeng itu sendiri.

”Ki sanak, mana yang namannya Buju’ Tompeng ?aku ingin bertemu.” .Buju’

Tompeng balik tanya dengan halus. ”untuk apa aki mencarinya?”.

”aku ingin mengadu kesaktian dengannya. Agar orang-orang tahu siapa yang pantas untuk di hormati dan di tuakan oleh mereka”, jawab Buju’Sarabe.

”kisanak, ilmu itu bukan untuk di pertontonkan, apalagi untuk menyakiti orang lain, tapi ilmu itu untuk kebajikan dan menolong orang yang sedang kesusahan”, Buju’ Tompeng menimpali.

Buju’ Sarabe dengan ketus menyela ”pak tua, jangan banyak omong. mana Buju’ Tompeng. aku sudah bersusah payah kesini ingin mengalahkannya dalam adu kesaktian”. sang Buju’menjawab dengan santai.

”Maaf kisanak,dalam dua tahun ini berapa kali kisanak buang angin (ngentut)? begitu berani kisanak mau menantang Buju’ tumpeng”

Bujuk Sarabe menjawab dengansombongnya, ”hahaha… aku buang angin dua kali dalam setahun. mana dia beranimenghadapiku”.

Bujuk Tompeng menjawab dengan tenang. ”sebaiknya ki sanak kembali ke tempat ki sanak, kalau kisanak sudah selama dua tahun tidak pernah buang angin (ngentut). kisanak kesini lagi”.

Dengan marah Buju’ Sarabe langsung menyuruh anak buahnya mencabut senjata mereka dan menghabisi orang tua itu.

Bluaaarrrrr…..bagai suara bledek di siang bolong, semua senjata anak buah Buju’ Sarabe sudah tinggal warangkanya saja, senjatanya hilang entah kemana. Yang lebih ajaib, Bujuk Sarabe merogoh gagang keris pusakanya dengan gemeter, karena dia tidak menemukan kerisnya ada di tempatnya.

Merasa telah kalah digdaya, sebagai pendekar ksatria beliau bersimpuh meminta maaf dan berjanji akan bertaubat dan mengamalkan ilmunya untuk kebaikan.

Sarabe berujar, ”Tuan torhormat, boleh tahu siapa Anda ?”.

“Ya..aku yang bernama batsaniyah. orang memanggilku Buju’ Tompeng” jawab beliau.

Bertambahlah kecintaan dan kata’dhiman Buju Sarabe kepada beliau, karena selain digdaya beliau mempunyai akhlak santun dan mulia. Sebelaum pamit

Buju’ Sarabe memohon agar senjata pusaka mereka di kembalikan seperti

semula. Lalu Buju’menunjuk agar mereka bertanya kepada anak yang bermain layangan di sawah yang pernah mereka temui sebelumnya.

Ternyata anak itu bernama Su’adi putra Buju’Tompeng. Atas petunjuk Buju’ Tompeng, rombongan Buju’Sarabe menuju ke tempat Su’adi yang sedang bermain layang-layang.

Sebelumnya mereka meminta ma’af dan memohon agar Su’adi berkenan mengembalikan pusaka mereka. Anak itu tanpa menjawab menunjukkan bahwa senjata mereka ada di atas tumpukan kotoran sapi (bahasa Maduranya latthong).

Dari kisah inilah tersebar gelar untuk anak itu sebagai Buju’Latthong, karena walau masih anak-anak sudah dapat mengalahkan orang digdaya dengan melumpuhkan mereka tanpa sadar dan momentnya berhubungan dengan kotoran sapi (Latthong).

Sebab itulah karena khawatir dikenali sebagai sosok wali beliau menutupi dadanya dengan cara mengoleskan Latthong di sekitar dada beliau. Banyak sekali kisah kekeramatan beliau semasa hidup. Setelah cukup menjalani darma baktinya sebagai ulama, beliau wafat dengan meninggalkan tiga orang putra dan dikebumikan di Batu Ampar, Madura.

Kompleks pemakaman/Pesarean Batu Ampar terletak di Desa Batu Ampar, Kecamatan Proppo, Pamekasan. Kompleks itu merupakan pemakaman keluarga para ulama Batu Ampar sejak ratusan tahun silam.

Selain dikenal dengan ketinggian ilmu agamanya, para Buju’ Batu Ampar dikenal juga sebagai para petapa. Sejarah menyebutkan buju’ pertama yang datang ke daerah itu, yakni Syekh Abd. Mannan atau dikenal dengan Buju’ Kosambi. Dia datang dari Bangkalan. Pada waktu itu, di wilayah Batu Ampar masih berupa perbukitan. Tanda-tanda aktivitas manusia juga masih belum tampak.

Di tempat baru itu sang syekh menjalankan tirakat atau tapa. Di bawah

pohon kosambi, sang ulama melakukan tirakat selama 21 tahun. Begitu juga keturunan syekh setelahnya, juga dikenal sebagai petapa. Selama melaksanakan pertapaan, banyak kejadian dan karomah luar biasa terjadi pada diri seseorang yang bertapa disana.

Ilmu Pelet Menjadi Sakti Tanpa Ajian Apapun Paling Ampuh


SAKTI TANPA AJI

“Bismillahirrohmaanirrohiim. Niat ingsun amatek Aji Pancasona, Ana wiyat jroning bumi, Surya murup ing bantala, Bumi sap pitu anelehi sabuwono, Rahina ta keno wengi, urip tan kenaning pati, Yo ingsun pangawak jagad, mati ora mati, Tlinceng geni tanpo kukus, Ceng-cleceng, Ceng-cleceng, Kasonggo ibu pertiwi, Mustiko lananging jaya, Yo aku si Pancasona, Ratune nyowo sekelir”


Mantra untuk matek Aji Pancasona ini hanyalah sekedar pintu pembuka artikel sederhana ini; kisah ringan subyektif ini adalah kenangan saat masih berusia remaja. Kebetulan, saya memiliki seorang paman seorang pendekar dari perguruan silat dari Cempaka Putih. Mas Entok nama si paman ini bertempat tinggal di Lereng Gunung Lawu, sisi paling barat Propinsi Jawa Timur. Tepatnya di Desa Kuniran, Kecamatan Sine, Ngawi.

Usia remaja adalah usia di mana keinginan untuk menjadi sakti, andalan, gagah-gagahan, tidak terkalahkan, pengen jadi jawara. Keinginan yang sangat manusiawi ini juga tiba-tiba menimpa saya. Pada suatu ketika, keinginan ini mendapat penyaluran setelah ketemu dengan Mas Entok. Singkatnya, saya pun diajari berbagai jurus silat dan ilmu-ilmu kanuragan dalam satu kurun waktu.

Salah satu dari berbagai amalan yang diberikan Mas Entok adalah Aji Brajamusti. Ini konon aji kebanggan para pendekar karena merupakan perisai badan yang ampuh. Menurut Mas Entok, orang yang mempunyai aji brajamusti mempunyai kekuatan badan dan kekuatan gaib yang pilih tanding. ”Tidak boleh digunakan sembarangan dik, karena bisa membahayakan nyawa lawan. Jangan gunakan kalau tidak terpaksa. Kamu bisa kebal berbagai senjata tajam. Senjata yang ampuh bagaimanapun kalau terkena aji brajamusti pasti akan tawar, tak bertuah,” ujarnya.

Terkagum-kagum akan penjelasan Mas Entok, saya pun nglakoni amalan-amalan yang berat untuk memperoleh ajian ini. Di antaranya adalah berpuasa tujuh hari dalam satu bulan selama satu tahun. Saat puasa, setiap usai sholat fardhu, mantera aji dibaca sebanyak banyaknya 41 kali. Setelah selesai puasa, mantera dibaca satu kali lalu dihembuskan pada kedua tangan sambil membaca “ya qawiyyu ya matiin” 1000 kali

Mantra untuk matek aji Brajamusti ini kalau tidak salah ingat sebagai berikut: ”Bismillahirrohmanirrohiim, Sun matek aji ajiku Brajamusti, Terap-terap, Awe-awe, Kuru-kuru, Griya gunting drijiku, Watu item ing tanganku, Sun tak antem, Laa ilaaha ilalloh Muhammadur rasululloh.”

Dasar tidak ada darah pendekar, berbagai ilmu kanuragan yang sudah saya kuasai tidak pernah sekalipun terpakai. Bahkan untuk menyakiti semut pun insya allah saya hindari. Lebih baik tidak menggunakan ajian-ajian apapun jika pada akhirnya hanya akan memperbanyak musuh. Atau malah lebih parah lagi, berurusan dengan aparat keamanan. Atau malah nyerimpeti laku saya untuk bertemu Gusti Allah.

Memang, harus saya akui bahwa ada kalanya emosi meletup-letup tak terduga. Karena ada stimulus dari luar yang merelakan saya untuk marah, bahkan sering sampai berkelahi. Tapi ya itu tadi, tidak ada nafsu untuk membunuh sesama, apalagi dengan menggunakan ilmu-ilmu kanuragan seperti yang saya amalkan.

Singkatnya, saya dan mungkin para pembaca yang budiman juga melewati fase yang sama. Yaitu fase dimana ego kita cenderung ingin mengalahkan ego yang lain dengan penaklukan dan hegemoni meskipun harus ditempuh melalui jalan dan cara-cara kekerasan. Namun ada kalanya, dan ini saya syukuri adalah datangnya fase dimana kita menyadari bahwa ego adalah iblis yang berasal dari naar (api): tempat sifat-sifat buruk dan menyesatkan. Sementara untuk memperoleh hidayah dari Gusti Kang Murbeng Jagad, konon manusia harus membersihkan diri sebelum akhirnya Malaikat yang berasal dari nuur (cahaya-Nya) datang kepada wadah yang sudah bersih.

Dulu saya adalah kolektor berbagai macam ajian, sikep, batu-batu akik, keris dan senjata-senjata lain. Barang-barang klangenan yang saya letakkan di kamar ini saya dapatkan dalam fase pencarian yang panjang dan tidak seketika. Paling banyak saya peroleh saat saya gemar berguru ke banyak paranormal sambil liputan untuk sebuah media mistik yang terbit di Jakarta. Karena terlalu sering bertemu dengan paranormal dari berbagai kalangan di berbagai daerah, saya juga sering mendapatkan ”oleh-oleh” yaitu beragam benda-benda bertuah tadi.

Bertemu dengan banyak paranormal dari berbagai aliran, bagi saya sungguh sebuah pengalaman yang tidak akan terlupakan. Mulai paranormal yang beraliran Jawa, Islam, Cina, Budha, Hindu dan lainnya. Salah satu paranormal yang cukup unik dan lebih mirip sufi adalah MBAH WALIJO. Si Mbah yang sudah bertapa sejak tahun 1960 ini tinggal di sebuah gubuk yang lebih mirip kandang kambing, di lereng perbukitan di dekat pantai Parangtritis Yogyakarta. Paranormal ini terkenal di seantero Kota Bantul DIY, dan beberapa kali pernah dimuat di Koran Kedaulatan Rakyat, Yogyakarta karena pernah membantu mengangkat bus yang terperosok di pantai parangtritis. Konon saat itu bus itu dipegangi oleh Mbah Bledug, penunggu pantai yang tidak lain para punggawa Kerajaan Pantai Selatan.

Dari MBAH WALIJO saya mendapatkan pengetahuan tentang bagaimana cara untuk bertemu dengan makhluk halus: ”Semedi tidak usah lama, sekitar sepuluh menit di malam hari di bawah grojokan le…” ujarnya santun. Apa yang saya dapat dari Mbah Walijo berbeda dengan yang saya dapat dari paranormal Bambang Yuwono, Suhu Acai, Ki Macan Putih, dan suhu-suhu yang lain….. . Itulah saat saya giat-giatnya getol mengolah diri, nyepi di kuburan-kuburan, tapa di sungai, dan berbagai olah batin lainnya.

Ada pula pengalaman saya bertemu orang tidak mau dikatakan paranormal. Dia hanyalah ingin nglakoni apa yang dia sendiri tidak tahu. Dia berada di wilayah pedalaman Kabupaten Sleman. Cara bertapanya sangat unik dan gila: duduk di bawah pohon sawo hingga bertahun-tahun, tidak masuk ke dalam rumah meskipun hujan dan angin ribut! ”Pohon ini tampak terang benderang kalau malam hari, dan saya merasa bahagia ada di bawahnya,” tegasnya memberi alasan tindakannya yang tidak masuk akal tersebut.

Pada suatu ketika, fase hidup yang saya jalani berubah total. Saya mengalami kebosanan dengan sang aku. ”Aku harus menjadi aku yang benar-benar baru. Yang mampu untuk meredam, memendam dan menguasai emosi yang sedalam dalamnya dan menjadi orang yang bermanfaat bagi sesama dengan cara-cara yang santun, masuk akal dan sederhana.” Itulah tekad saya saat itu. Untuk mewujudkan semangat menjadi aku yang baru ini, tak pelak benda-benda klangenan ini pun saya berikan kepada orang-orang lain, sisanya ada yang saya bakar. Termasuk yang saya lakoni untuk bertobat ini adalah melanggar pantangan amalan ilmu-ilmu gaib tadi.

Niat saya saat itu sederhana: agar tidak ada lagi pagar gaib yang nantinya justeru membebani saya saat akan memasuki dimensi ruhaniah yang lebih halus. Entahlah, apakah tindakan saya ini benar atau salah. Yang jelas keyakinan saya bahwa benda-benda bertuah akan nyerimpeti perjalanan ruhani ini muncul setelah perenungan yang lama. Salah satunya kejadian yang menimpa nenek saya, seorang tokoh agama di Ngawi, Jawa Timur saat menjelang ajal tiba.

Mbah Dunainah, nama nenek saya ini semasa hidup terkenal kezuhudannya. Pada suatu ketika saat simbah berhaji di tanah suci ada makhluk halus yang ingin menjadi muridnya dan pulang ke tanah air. Dan ini yang akhirnya jadi pangkal perkara, saat menjelang ajal sang makhluk halus tidak rela nyawa simbah dicabut sehingga ajal simbah tidak segera datang. Tubuhnya yang semakin lemah dan lemah membuat mulutnya tidak bisa bergerak lagi untuk mengatakan apapun. Konon, nyawanya digondeli si makhluk halus tadi! Akhirnya pertolongan datang juga. Disarankan agar keluarga besar kami mengadakan selamatan dan dengan ritual khusus, dan memohon agar makhluk halus muridnya Mbah Dun tadi rela untuk pergi. Akhirnya ajal simbah benar-benar tiba. Alhamdulillah…

Kejadian kedua menimpa juga oleh Simbah Rin—begitu kami menyebut saudara Mbah Dun. Simbah ini akhirnya juga kesulitan untuk meninggal dunia hanya gara-gara memiliki ilmu kanuragan yang tidak bisa dilepasnya sendiri. Dan akhirnya setelah pengapesannya ditemukan: sebuah sabuk yang melingkar di perutnya dipotomng, nyawa Simbah Rin ini pun bisa menghadap Ilahi dengan tenang.

Kini, setelah saya tidak menggenggam satupun ilmu-ilmu gaib tadi, insya allah, Tuhan memberikan saya sifat lebih sabar dan ikhlas untuk urusan-urusan yang harus bergesekan dengan manusia atau makhluk lain. Jika bisa saya hindari, kenapa harus mencari-cari masalah? Lebih baik ngalah daripada harus menang di atas penderitaan orang lain. Lebih baik orang lain yang menang dari saya daripada saya yang mengalahkanya. Apa hebatnya jadi pemenang? Sekarang, saya lebih memegang filosofi Jawa yang sangat luhur dan tinggi nilainya: ”Ngluruk Tanpa Bala, Sugih Tanpa Banda, Sakti Tanpa Aji, Menang tanpa Ngasorake,….”

Sekarang bila kangen akan pertumpahan darah, saya sesekali hanya menonton film Jet Li di televisi. Ciatttttttt……..Semoga bisa menjadi inspirasi bagi kawan-kawan muda dan ngapunten bila ada yang tidak berkenan.

Ilmu Pelet Rapalan Wirid Pengobatan Syadzili Paling Ampuh

WIRID PENGOBATAN SYADZILI

Sakit adalah kondisi yang tidak kita kehendaki. Apabila ada saudara, tetangga, teman, orang lain dan juga diri kita sendiri mengalami sakit maka akan lebih mulia apabila kita berupaya untuk mengobatinya. Selain upaya medis dengan perawatan dokter, maka akan lebih substansial kita mengobati penyakit dengan upaya batin.

Ilmu Pelet Rapalan Wirid Pengobatan Syadzili Paling Ampuh

Cara mengadakan upaya batin untuk mengobati sakit adalah meminta kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar si sakit diberi kesembuhan. Kita berharap dan hanya Tuhan yang menentukan harapan kita. Laksanaka sholat tahajud atau sholat malam dengan jumlah rakaat yang sesuai dengan kemampuan. Lalu baca wirid SYEKH ABU HASAN AL SYADZILI, pendiri tarikat Syadziliah berikut ini dengan khusyuk satu kali.

“YA WASI’U YA ALIIMU YA DZAL FADLIL ADHIIMI ANTA RABBI WA ILMUKA KHASBI IN TAMSISNI BIDHURRAN FALAA KAASIFA LAHU ILLA ANTA WAIN TARUDDUNII BIKHAIRIN FALAA RADDA LIFADZLIKA TUSHIIBU BIRAHMATIKA MAN TASYAA’U MIN IBADDIKA ANTAL QHAFUURURRAHIIM”

“Ya, Allah, wahai Dzat Yang Maha Melapangkan, wahai Dzat Yang Maha Mengetahui, wahai Dzat Yang Maha Memiliki anugerah keutamaan yang agung. Engkau adalah Tuhanku, dan cukuplah bagiku ilmu-Mu. Jika aku ditimpa penyakit, maka tiada yang bisa mengobati selain Engkau. Jika Engkau memulihkan kondisiku, maka tiada seorang pun yang bisa mengambil alih anugerah-Mu. Engkau curahkan rahmat kasih-Mu pada orang yang Engkau kehendaki dari hamba-hamba-Mu, dan Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Ilmu Pelet Rapalan Wirid Para Malaikat Hamalatul Arsy Paling Ampuh

WIRID PARA MALAIKAT HAMALATUL ‘ARSY

Salam takzim kepada poro sesepuh dan sedulur serta segenap keluarga besar KWA dimanapun saudara berada. Pada artikel saya yang pertama kalinya ini, izinkan saya yang faqir ilmu ini untuk menulis salah satu Wirid Para Malaikat Hamalatul ‘Arsy (Wirid Para Malaikat Penyangga Singgasana Allah SWT). Inilah wiridnya:

Ilmu Pelet Rapalan Wirid Para Malaikat  Hamalatul Arsy Paling Ampuh

BISMILLAAHI ROBBIYALLOOH, HASBIYALLOOHU TAWAKKALTU ALALLOOH, I’TASHOMTU BILLAAH, FAW WADHTU AMRII ILALLOOH, MAASYAA ALLOOH, LAA QUWWATA ILLAA BILLAAH.

ARTINYA: “DENGAN MENYEBUT NAMA ALLAH, TUHANKU ADALAH ALLAH, YANG MENCUKUPIKU ADALAH ALLAH, AKU BERPASRAH DIRI KEPADA ALLAH, AKU BERLINDUNG DIRI KEPADA ALLAH, AKU PASRAHKAN URUSANKU KEPADA ALLAH, APA YANG ALLAH KEHENDAKI PASTI AKAN TERJADI, TIADA KEKUATAN KECUALI DENGAN PERTOLONGAN ALLAH.”

Wirid diatas cukup dibaca 3 kali atau 7 kali tiap ba’da sholat fardhu. Insya Allah berfaedah antara lain untuk : membuka tabir khusyuk, perlindungan/benteng keselamatan (dari berbagai serangan baik halus maupun kasar), ketabahan/ketegaran, kerejekian, mempercepat/memudahkan dikabulkannya suatu hajat, pengobatan penyakit (baik medis maupun non medis), dan lain-lainnya.

Khusus untuk pengobatan wirid tersebut dibacakan 100 kali pada segelas air putih (jika ada air zam-zam lebih baik), dan sebelumnya melakukan sholat hajat 2 rakaat pada sepertiga malam, setelah itu dilanjutkan dengan tawassul (tawassulnya yang umum saja/yang sering dibaca oleh pengamalnya), membaca Al-Fatihah 7 kali, Al-Ikhlas 7 kali, Al-Falaq 7 kali, An-Naas 7 kali, Ayat Kursi 7 kali, setelah itu baca wiridnya 100 kali. Lalu airnya diminumkan kepada pasien yang sakit. Amalkan cara ini selama 7 hari berturut-turut.

Selamat mengamalkan bagi yang mau. Tujukan semua ini hanya untuk beribadah dengan ikhlas, sabar, yakin, dan istiqomah semata-mata kepada Allah SWT. Pasrahkan saja hasil seluruh amal dan ibadah lahir serta bathin kita kepada Allah SWT. Niscaya curahan rahmat, hidayah, inayah, karunia, dan ridho-NYA akan selalu menyertai kita semua. Aamiin Yaa Robbal Alamiin. Wass.Wr.Wb.

Ilmu Pelet Ajian Saefi Rizal Lanang Paling Ampuh

SAEFI RIZAL/LANANG

Salam untuk semua sesepuh di kampus ini saya minta ìjin nitip ilmu(saefi rizal/lanang)

Ilmu Pelet Ajian Saefi Rizal Lanang  Paling Ampuh

SAEFI HIDAYATULLOH RUH ING ALLAH URIPING PANGERAN ZUHUD WALI HADIST WAJIB URIPING NABI LAILAHAILLALLOHU MUHAMMADUROSULULLOH BIROH MATIKA YA ARHAMAR ROHIMIIN

TATA CARA

(1) Puasa 7 hari bilaruh puasa dimulai hari kelahiran

(2) Saefi dibaca selesai sholat fardhu 70x, dan padatengah malam berendam di sungai dan membaca saefi 33x,ketika keluar rumah dibaca 3x dan tiupakn ketangan lalu usapkan ke anggota tubuh.

KHASÌAT (1)ini adlh ìlmu pembuka dan pndingin semua jenis saefi(2)untk dihapusnya dosa(3)untuk berperang melawan musuh,caranya sholat hajat 4 roka’at dan membaca saefi 3x maka senjata apapun tidak akan mengenainya(3)kebal api,tidak akan tenggelam di air, menundukan musuh

Ilmu Pelet Ajian Saefi Rosul Paling Ampuh

SAEFI ROSUL

Ass wr wb. Salam hormat dan ta’zim kepada Ki Wongalus serta para sesepuh, salam tali silaturahmi kepada sedulur semuanya di KWA. pada kesempatan kali ini izinkanlah saya yang faqir ilmu dan bodoh ini yang tidak mengerti apa-apa untuk sekedar share salah satu khasanah keilmuan, yaitu SAEFI ROSUL.
Ilmu Pelet Ajian Saefi Rosul Paling Ampuh

Sebelumnya saya mohon maaf SAEFI ROSUL ini tidak untuk di ijazahkan hanya sekedar menambah wawasan saja bagi sedulur yang belum mengetahuinya karena saya hanyalah orang yang bergelimang dosa dan tidak mungkin bisa mengijazahkannya, jadi jika sedulur ingin mendapatkan ijazahnya silahkan kepada para sesepuh/kyai/mursyid yang makrifat. Inilah SAEFI ROSUL yang saya ketahui:

BISMILLAAHIRRAHMAANIRRAHIIM.
Syahadat 160x.
Istigfar 160x.
Sholawat Nariyah 160x.

ALLAAHUMMA TAQABBAL DU’AA-I FII QADHAA-I KULLI HAAJATIN BIHAQQI KULLI ISMIN ZHAAHIRAN WABAATHANAN WABIHAQQI ASMAA-IKA LAKA MINASSAMAA-I AHYAN SYARAAHIYAN ASHBAAUTA FATAQABBAL DU’AA-I (SAYFI 3x) (YAA ALLAAH 3x) (YAA RAHMAAN 3x) (YAA RAHIIM 3x) (YAA RABBII 3x) YAA HAYYU YAA QAYYUUMU YAA BADII’USSAMAAWAATI WAL ARDHI WA YAA LAA ILAAHA ILLA ANTA WAHADAKA LAA SYARIIKALAHUU KAAAF HA YAAA ‘AIN SHOOOD HAAA MIM SIN ‘AIN QAAAF BIRAHMATIKA YAA ARHAMURRAAHIMIIN 100x.

KAFAAKA RABBUKA KAM YAKFII KAFA KIFAHU KIFKA FUHAA KAKAMIMIN KAANA MINKAL KALAKA TAKURRU KARRI FII KABADIN TAHKII MUSYAKSYAKATAN KALLAT LAKAL KALAKA SA-ALTUKA BIL ISMILLADZII JALLA QADRUHU BAAJIN AHUUJIN JALLA JALIYUUTIN HALHALAT NASHRU MINALLAAH WAFAT-HUN QARIIBUN WABASYSYIRILMUKMINIINA 100x.

Semoga SAEFI ROSUL tersebut bisa menambah wawasan bagi sedulur yang belum mengetahuinya. Wassalam.

Ilmu Pelet Kumpulan Sahadat Serbaguna Paling Ampuh


SAHADAT SERBAGUNA

Ini kiriman amalan dzikir dari saudara yang punya nick name “Ki Cagak Alam”. Sangat layak untuk dijadikan referensi sekaligus diamalkan. Silahkan menyimak apa yang dipaparkan beliau. (Salam, wongalus).

Di ultah Blog Kita ini sy cagak alam ingin bagi-bagi buat sedulur sedulur yaitu amalan dzikir “Sahadat Serbaguna” (SS). Amalan ini merupakan ilmu dasar dan pamungkas sebuah ajaran. Kenapa disebut serba gunam sebab ilmu ini memiliki banyak manfaat dan kekuatan yang sejuk dan lembut. Dan kenapa disebut sebagai dasar dan pamungkas ilmu, karena sangat tergantung pada zikir dan kekhusyukannya. Semakin banyak zikir semakin besar kekuatannya.

Ilmu ini merupakan ilmu yang dulu dikembangkan leluhur Cirebon yang di sebarkan keluarga besar BUMI SEGANDU INDRAMAYU. Pada kesempatan kali ini juga, saya minta ijin kepada sedulur yang sama memegang SS untuk mengupload di blog ini.

Bunyi lafal Sahadat Serbaguna adalah:

BISMILLAHIRROHMANIROHIM ASHADUALLA ILAHAILALLAH WA ASHADU ANA MUHAMMADAR RASULULOH, ALLAH MUHAMMAD RASULULLAH SAYA MINTA PADAMU ALLAH ……(ucap permintaan) LAILLAHAILALLAH MUHAMADAR ROSULULLOH.

Selanjutnya zikirkan ALLAH terus dengan menahan nafas. Amalan lengkapnya sebagai berikut: tulis lafal dengan huruf arab, kecuali yang latin ditulis dengan latin. Baca Lafal diatas tiap hela nafas sampai zikir ALLAH 1000 x dalam waktu 3 hari lalu kertas tadi dibakar lalu abu di campur dengan air kopi lalu minum.

Di dalam zikir kita akan menemui beberapa kejadian seperti tubuh bergetar, seperti banyak cahaya masuk pada tubuh kita, dan kita seperti berada di alam yang indah. Bila seperti itu, berarti kita cocok atau “hak” menggunakan ilmu ini. Jika terasa panas, seperti dilempar dan kita ketakutan maka jangan dilanjutkan karena itu berarti tidak cocok. Ilmu ini berfungsi seperti apa yang empunya inginkan.

Di dalam tradisi Dayak Dermayu, dzikir semacam ini disebut “emboke elmu” dimana SS ini bisa memanggil ilmu lain dengan cara sebutkan ilmu sesuai permintaan kita. Terakhir, untuk menguatkan amalan dzikir tersebut maka hendaknya kita selalu berdzikir ALLAH sebanyak-banyaknya dimanapun, kapanpun dan bagaimana pun kondisi kita.

Ilmu Pelet Ajian Saifi Dan Sholawat Paling Ampuh

SAIFI DAN SHOLAWAT

Ilmu Pelet Ajian Saifi Dan Sholawat Paling Ampuh

BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM.

AULLOOHUMMA SYATTIT SYAMLAHUM WA FARRIQ JAM’HUM WA QOLLIBTADBIIROHUM WA BADDIL AHWAALAHUM WA QOSHSHIR A’ MAAROHUM WA QOTH’THI’ ARZAAQOHUM WA QORRIB AAAJAALAHUM WA AB ‘ID AHWAALAHUM WA KASSIR RU UUSAHUM WA AWSHILIL ‘ADZAABALAHUM WASYGHIL ABDAANAHUM WAHARRIQ BUYUUTAHUM WAFARRIQ MARKABAHUM WAKHRUJ ‘ANDAAA IROTIHIM WARBITH ‘ALAA QULUUBIHIM WA AHLIKHUM SURUU ‘A QOTLIN WA HALKIN WALAA TUBALLIGHHUM AL AAAMAALA WA’ KHUDZ HUM AKHDZA ‘AZIIZIN MUQTADIR (YAA JABBAAR 3X) (YAA QOHHAAR 3X) (YAA QODIIR 3X) (YAA QOWIYYU 3X) (YAA SYADIID 3X) (YAA JADIIR 3X) SHOLLAULLOOHU ‘ALAYHI WASALLAM.

BIFAATHIMATABNI ASADIBNI HAASYIMIBNI ‘ABDI MANAAF.BISMILLAAHIRROHMAANIR ROHIIM LAA AWWALA BISMI ABDA-U WALAA AAKHIRO WA KAFAA BIFAATHIMATABNI ASADIBNI HAASYIMIBNI ‘ABDI MANAAF.BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM.AULLOOHUMMA ‘AAQOTIL MADZAAHIB ILLAA ILAYKA WA KHOOBATIL AAMAALU ILLAA ILAYKA WA INQOTHO ‘ARROJAAA-U ILLAA MINGKA WABATHOLATTAWAKKALU ILLAA ILAYKA (ROBBII 3X) LAATA DZARNII FARDAAWWA ANTA KHOYRUL WAARITSIIN (YAA QOHHAAR 3X) (AGHITSNAA 3X) WA AHLIK A’ DAA-ANAA WA BIHAQQI NAZALA KAAAAAAF HAA YAA ‘AIIIIIIN SHOOOOOOD KAFIYAN HARIYAN HIKMAN ‘ILMAAN WA SHOLLAULLOOHU ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN WA ‘ALAA AALIHII WA SHOHBIHII WASALLAM. BIROHMATIKA YAA ARHAMARROOHIMIIN WALHAMDULILLAAHI ROBBIL ‘AALAMIIN.

AAAMIIN.

*Dibaca selama 41 malam sebanyak 7x pada pukul 00.00.

SHOLAWAT SULAIMAN

BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM. INNAHUMINSULAIMAN WA INNAHUBISMILLAHIRROHMANIRROHIM.WALIKULLI JINNI WANNISYA-I WASYYAITHONI NAQLAHUM AJMA’IN,BIHAQQI IYYAKA’NA’BUDU WA IYYAKANASTA’IN ALLAHUMMA SHOLL ALA MUHAMMAD 3X.

Ilmu Pelet Rapalan Wirid Perubah Nasib Paling Ampuh

WIRID PERUBAH NASIB WIRID INI DIGUNAKAN UNTUK MENGUBAH KEADAAN YANG DIRASA BURUK MENJADI BAIK. DIBACA SETELAH SHOLAT FARDHU 1 X ATAU SELESAI SHOLAT TAHAJUD.

Ilmu Pelet Ilmu Sapta Dharma Paling Ampuh

SAPTA DHARMA

Di tembok rumah sang pendirinya, tiba-tiba muncul gambar-gambar dan tulisan yang kelak menjadi lambang, nama, serta ajaran-ajaran pokok Sapta Darma… 

Ilmu Pelet Ilmu Sapta Dharma Paling Ampuh

Bagi kalagan umum disebut aliran kebatinan, bagi penganut Sapta Darma disebut ajaran kerokhanian. Diantara berbagai aliran kebatinan lain yang ada di tanah air, umur Sapta Darma tergolong muda dan modern. Meskipun sudah diakui pemerintah, namun hingga kini masih saja ada saja yang masih mempermasalahkannya dengan berbagai tuduhan yang miring.

Apa yang salah dengan aliran Sapta Darma? Bukankah negeri ini dasarnya adalah Pancasila dimana dalam sila pertamanya tercantum Ketuhanan Yang Maha Esa dan aliran ini bahkan mewajibkan warganya menyembah Tuhan yang satu, Allah Yang Maha Kuasa dan penganutnya berkewajiban menjalankan hidupnya berdasarkan tujuh kewajiban suci (darma), agar selamat hidup dunia dan akhirat.

Sapta Dharma bukanlah aliran sesat yang menyembah berhala dan meminum darah musuh demi mendapatkan kesaktian, Sapta Darma adalah aliran yang ingin agar penganutnya menjadi manusia yang berbudi luhur dan Pancasilais.

Tapi, lihatlah banyak fakta yang terjadi dimana masyarakat yang mengaku beragama tertentu menyerang para penganut aliran kebatinan tersebut dengan berbagai dalih. Kenapa hingga kini berbagai aliran kepercayaan/ aliran kebatinan itu masih dipandang sebelah mata? Bukankah mereka tumbuh berkembang sebagai hasil interaksi manusia asli Indonesia dengan alam dan Tuhan?

Sejarah adalah bukti bagaimana pemerintah kita mengakui eksistensi berbagai aliran kebatinan di nusantara. Dimulai pada tanggal 19 dan 20 Agustus 1955 di Semarang diadakan kongres dari berpuluh-puluh aliran kebatinan yang ada di berbagai daerah dilanjut dengan Kongres berikutnya pada tanggal 7 Agustus 1956 di Surakarta dan dua kongres serta seminar mengenai masalah kebatinan dalam tahun 1959, 1961 dan 1962.

Aliran kepercayaan/ kebatinan merupakan budaya lokal dengan anggota yang jumlahnya berkisar antara 200 orang hingga ribuan orang. Yang termasuk aliran kecil adalah berjumlah 200 orang misalnya PANCASILA HANDAYANINGRATAN dari Surakarta; ILMU KEBATINAN KASUNYATAN dari Yogyakarta; ILMU SEJATI dari Madiun; dan TRIMURTI NALURI MAJAPAHIT dari Mojokerto, PENUNGGALAN, PERUKUNAN KAWULA MANEMBAH GUSTI, JIWA AYU dan dan lain-lain.

Ada pula aliran kebatinan yang tergolong besar yang beranggotakan lebih dari 1000 orang yang tersebar di berbagai daerah. Yang termasuk aliran dengan banyak pengikut di antaranya HARDOPUSORO dari Purworejo, Susila Budi Darma (SUBUD) yang asalnya berkembang di Semarang, Paguyuban Ngesti Tunggal (PANGESTU) dari Surakarta, Paguyuban SUMARAH dan SAPTA DHARMA dari yogyakarta.

HARDOPUSORO adalah yang tertua diantara kelima gerakan yang terbesar itu, didirikan oleh Kyai KUSUMOWIDJITRO, seorang kepala desa di desa Kemanukan, Purworejo pada tahun 1895. Ia menerima wahyu yang semula disebut KAWRUH KASUNYATAN GAIB. Ajaran-ajarannya termaktub dalam dua buah buku ynag oleh para pengikutnya sudah hampir dianggap keramat, yaitu Buku KAWULA GUSTI dan WIGATI.

Susila budi (SUBUD) didirikan pada tahun 1925 di semarang, pusatnya sekarang berada di jakarta. Mereka tidak menyebut diri sebagai aliran kebatinan, melainkan “pusat latihan kejiwaan”. Anggota-anggotanya yang berjumlah beberapa ribu itu tersebar di berbagai kota diseluruh indonesia dan mempunyai sebanyak 87 cabang di luar negeri. Banyak dari para pengikutnya adalah orang Asia, Eropa, Australia dan Amerika. Doktrin ajaran organisasi itu dimuat dalam buku berjudul SUSILA BUDHI DHARMA.

PAGGUYUBAN NGESTI TUNGGAL, atau lebih terkenal dengan nama PANGESTU adalah sebuah budaya kebatinan lain yang luas jangkauannya. Gerakan ini didirikan oleh Soenarto, yang di antara tahun 1932 dan 1933 menerima wangsit yang oleh kedua orang pengikutnya dicatat dan kemudian diterbitkan menjadi buku Serat Sasangka Jati.

Pangestu didirikan di surakarta pada bulan mei 1949, dan anggota-anggotanya berkisar antara 50.000 orang tersebar di banyak kota di Indonesia. Anggota yang berasal dari daerah pedesaan banyak yang tinggal di pemukiman transmigrasi di Sumatera dan Kalimantan. Majalah yang dikeluarkan organisasi itu DWIJAWARA merupakan tali pengikat persaudaraan Pangestu.

PAGUYUBAN SUMARAH diprakarsai oleh R. Ng. Sukirno Hartono dari Yogyakarta. Ia mengaku menerima wahyu pada tahun 1935. Pada akhir tahun 1940 mengalami kemunduran, namun berkembang kembali tahun 1950 di yogyakarta. Jumlah anggotanya kini sudah mencapai 115.000 orang baik yang berasal dari golongan priyayi maupun dari kelas-kelas masyarakat lain.

SAPTA DARMA adalah yang termuda dari kelima gerakan kebatinan yang terbesar di jawa yang didirikan pada 27 Desember tahun 1952 oleh Hardjosapuro yang kemudian mengganti namanya menjadi Panuntun Sri Gutomo. Beliau berasal dari desa Keplakan, Pare, Kediri. Berbeda dengan keempat organisasi yang lain, SAPTA DARMA beranggotakan orang-orang dari daerah pedesaan dan orang-orang pekerja kasar yang tinggal di kota-kota. Walaupun demikian para pemimpinnya hampir semua priyayi. Buku yang berisi ajarannya adalah KITAB PEWARAH SAPTA DARMA.

AJARAN SAPTA DARMA

Pemeluk SAPTA DARMA mendasarkan apa saja yang dilakukan sebagai suatu ibadah, baik makan, tidur, dan sebagainya. Tetapi ibadah utama yang wajib dilakukan adalah SUJUD, RACUT, ENING dan ULAH RASA. SUJUD, adalah ibadah menyembah Tuhan; sekurang-kurangnya dilakukan sekali sehari.

RACUT, adalah ibadah menghadapnya Hyang Maha Suci/Roh Suci manusia ke Hyang Maha Kuwasa. Dalam ibadah ini, Roh Suci terlepas dari raga manusia untuk menghadap di alam langgeng/surga. Ibadah ini sebagai bekal perjalanan Roh setelah kematian. ENING, adalah semadi, atau mengosongkan pikiran dengan berpasrah atau mengikhlaskan diri kepada Sang Pencipta. ULAH RASA, adalah proses relaksasi untuk mendapatkan kesegaran jasmani setelah bekerja keras/olah raga.

Warga Sapta Darma tidak membicarakan surga dan neraka, tetapi mempersilahkan warga Sapta Darma untuk melihat sendiri adanya surga dan neraka tersebut dengan cara racut. Kejahatan, kesemena-menaan, dan sebagainya mencerminkan neraka dengan segenap reaksi yang ditimbulkannya. Begitu juga dengan kebaikan seperti bersedekah, mengajarkan ilmu, menolong sesama mencerminkan surga.

SAPTA DARMA lebih fokus pada pengembangan budi pekerti yang saat ini semakin terdegradasi di negeri kita. Seperti tawuran pelajar ada di mana-mana, pemerkosaan terhadap anak-anak dan perempuan, perdagangan manusia, semua terjadi hampir tiap hari. Semua catatan segala penyimpangan akan terus bertambah dan barangkali bisa menjadi daftar panjang tidak berkesudahan. Belum lagi apabila ditambah dengan korupsi yang dilakukan para politikus dan pejabat negeri ini.

Salah satu upaya untuk memperbaiki situasi adalah dengan terus menumbuhkembangkan budi pekerti sebagaimana yang dilakukan oleh aliran kerohanian Sapta Dharma. Inti dari ajaran aliran yang asal-muasalnya dari tanah Jawa itu adalah menyelaraskan kehidupan manusia dengan alam, sesama, dan Sang Maha Pencipta.

Ketua Badan Pengurus Yayasan Srati Dharma Pusat Yogyakarta Subiyantoro mengungkapkan, aliran yang intinya pada penggalian budi pakarti luhur itu diterima kali pertama oleh Hardjosapuro yang setelah menerima wahyu bergelar rohani Sri Gutomo pada Desember 1952 di Pare, Kediri.

Dikisahkan saat proses awal Hardjosapuro menerima wahyu. Sewaktu dia Waktu itu, dia merasa tidak enak badan, lantas mengambil tikar dan berusaha tidur di lantai. Tiba-tiba dia merasakan suatu getaran hebat dan tergerak untuk menghadap ke timur. Di tengah-tengah situasi menggetarkan itu, dia beberapa kali merasa meneriakkan sesuatu. Setelah mengalami peristiwa aneh, dia kemudian menceritakan kepada teman-temannya.

Semula tidak ada yang percaya tetapi setelah semua ikut mengalami akhirnya percaya bahwa ada kekuatan yang mendorong mereka untuk menumbuhkembangkan budi pekerti luhur. Bukan sebatas itu, yang fenomenal adalah di tembok rumah Harjosapuro muncul gambar-gambar dan tulisan yang kelak menjadi lambang, nama, serta ajaran-ajaran pokok Sapta Dharma.

Semenjak itulah, berkembang aliran kerohanian yang bernama Sapta Dharma hingga kini sudah tersebar di seluruh propinsi di Indonesia.

Menurut Subiyantoro ajaran SAPTA DARMA terbuka bagi siapa saja dengan latar belakang berbeda-beda. Tidak ada diskriminasi dalam ajaran kerokhanian tersebut. Dijelaskan Subiyantoro, Ritual SAPTA DARMA adalah Ritual Sujud seperti layaknya orang berdoa untuk melakukan penggalian rohani. Dalam sujud tersebut, para penganut meluhurkan Allah yang Mahakuasa, mengakui kesalahan dan bertobat tidak melakukan kesalahan lagi.

SETIAP KALI SUJUD, SESEORANG BISA MEMAKAN WAKTU 1,5 JAM BAHKAN LEBIH. WAKTU TIDAK BISA MEMBATASI SESEORANG HARUS SELESAI SUJUD, TERGANTUNG PADA GETARAN YANG MEREKA RASAKAN. PADA TAHAPAN TERTENTU, SESEORANG BISA BERUBAH POSISI DARI SEMULA DUDUK BERSILA PERLAHAN-LAHAN TERTUNDUK SAMPAI KEPALA MENYENTUH LANTAI. “Ajaran Sapta Darma yang pada intinya budi pekerti luhur memang untuk menumbuhkan pikiran, sikap, dan perilaku berbudi pekerti luhur setiap insan,” tuturnya.

Sujud dan Dua Belas Saudara Dalam sujud manembah yang telah diuraikan Turunnya getaran dari kepala benar dirasakan Terutama sewaktu melintasi jalur di dada Tempat adanya bentuk tiga belah ketupat Satu di atas, satu di tengah, dan satu di bawah Yaitu yang disebut dengan istilah radar Maka pada tiap belah ketupat itu Terdapat getaran-getaran perwujudan Dari sifat khusus kedua-belas saudara Getaran berwarna hitam adalah aluwamah Yang merah amarah, kuning suwiyah, putih mutmainah Adapun letak dan sifat dua belas saudara itu demikian: Hyang Maha Suci di ubun-ubun, sarana untuk menghadap Hyang Maha Kuwasa dalam sujud dan dalam hening Premana di dahi di antara kedua mata, untuk melihat Segala hal yang tak tampak oleh mata biasa Jatingarang atau Suksmajati di bahu kiri tempatnya Gandarwaraja di bahu kanan dan bersifat kejam Sering bertengkar serta tamak Brama di tengah, senang marah sifatnya Bayu di dada kanan, cirinya adalah keteguhan Endra di dada kiri dan berpembawaan malas Mayangkara di pusar, seperti kera suka mencuri Merampas, mengejek, dan menghina Suksmarasa di pinggang kiri dan kanan Memiliki sifat halus perasaan Suksmakencana di tulang tungging Pengaruhnya pada gairah kebirahian Nagatahun atau Suksmanaga di tulang belakang Seperti ular sifatnya berbelit-belit dan berbisa Baginda Kilir atau Nur Rasa bergerak sifatnya Letaknya di ujung jari dan dapat digunakan Oleh warga untuk menyembuhkan penyakit Maka dalam sujud Sapta darma Segala sifat saudara yang baik itu Dikembangkan kepada kesempurnaan Dan sifat saudara yang buruk Diruwat agar menjadi tawar Demikianlah ajaran Sapta Darma Yang datang dari Panuntun Agung Sri Gutomo Baik untuk didengar, dipahami, dan dijalankan Supaya dapat seseorang menjadi satria berbudi Yang berpegang pada Wewarah Tujuh dan Sesanti: Ing ngendi bae Warga Sapta Darma Kudu sumunar pinda baskara! Dengan demikian para warga itu Sesungguhnya juga mengikut pada petuah: Sepi ing pamrih rame ing gawe!


DAFTAR KEILMUAN


ads

    Mahar: Rp. 100.000 (seratus ribu rupiah)
    Keterangan: Paket 30 Ilmu Pelet Paling Ampuh berisi 30 jenis keilmuan pelet tingkat tinggi asli Nusantara yang sudah terbukti ampuh untuk berbagai persoalan cinta asmara dan keluarga, kami berikan lengkap 30 jenis keilmuan berbeda ini kepada anda disertai khodam keilmuan yang diambil dari ayat – ayat mahabah pilihan sehingga aman di gunakan oleh siapapun tanpa resiko sama sekali.

    Mahar: Rp. 100.000 (seratus ribu rupiah) + ongkos kirim sesuai alamat anda
    Keterangan: Paket Ilmu Sapu Angin Khizib Bayu adalah suatu keilmuan yang sangat luar biasa, hanya dengan satu keilmuan ini bisa mengeluarkan berbagai fungsi yang sangat menakjubkan, seperti memindahkan awan hujan, berkomunikasi dengan ruh seseorang yang sedang tertidur, pengasihan, melancarkan rizky, kekebalan dan kesaktian, pagar ghoib, berkomunikasi dengan khodam, melakukan pengisian azimat, menghilang dari pandangan musuh, menundukkan hewan buas dan masih banyak lagi fungsi menakjubkan lainnya. Tanpa ritual atau puasa. Menggunakan pengisian dari kami melalui garam rajah dan asmak yang akan kami kirimkan kealamat anda.

    Mahar: Rp. 101.000 (seratus seribu rupiah) + ongkos kirim sesuai alamat anda
    Keterangan: Paket Minyak Rajah Al Karomah 1001 Khasiat merupakan minyak yang kami isi menggunakan energi beberapa jenis keilmuan hikmah dan khizib serta ayat – ayat dan doa tertentu yang sangat mustajab. Fungsi dari satu jenis minyak rajah ini setara dengan belasan jenis minyak pelet ampuh yang biasa di jual di tempat para praktisi supranatural. Multi fungsi dan kami juga akan ajarkan anda untuk bisa melakukan isi ulang minyak tersebut. Mahar sangat terjangkau hanya sebagai pengganti biaya minyak dan mahar prosesi serta ongkos kirim saja.

    Mahar: Rp. 77.000 (tujuh puluh tujuh ribu rupiah)
    Keterangan: Paket 30 Jenis Ilmu Kesaktian & Kekebalan berisi 30 jenis ilmu kesaktian dan juga kekebalan tingkat tinggi dengan tuah ampuh luar biasa asli peninggalan nenek moyang Nusantara. Dari ilmu kebal terhadap benda tumpul, pukulan, dan senjata tajam serta peluru. Bisa membuat kaku seperti patung orang yang menyerang kita, halimunan, rawarontek dan masih banyak lagi keilmuan ampuh sakti dan terbukti luar biasa tuahnya ini. Kami buatkan khodam khusus untuk anda dan 30 jenis keilmuan tersebut akan menjadi milik anda semuanya.

    Mahar: Rp. 79.000 (tujuh puluh sembilan ribu rupiah)
    Berisi teknik dalam melakukan gurah hidung dan pernafasan lengkap dengan tata caranya step by step aman dan alami, diajarkan juga cara membuat ramuan gurah tradisional yang alami dan mujarab.

    Mahar: Rp. 977.000 (sembilan ratus tujuh puluh tujuh ribu rupiah)
    Berupa minyak bulu perindu yang sudah di berikan tambahan khusus berupa energi ilmu hikmah dan khizib serta doa doa mustajabah. Anda juga akan di berikan bonus spesial berupa seluruh paket keilmuan yang ada dalam situs ini secara Gratis.

    Mahar: Rp. 500.000 (lima ratus ribu rupiah)
    Paket ini berupa garam rajah dan minyak untuk prosesi ruwatan anda dan keluarga maksimal 7 orang, bisa untuk tempat usaha rumah dan lainnya, sangat ampuh menghilangkan berbagai sengkolo dan kesialan dalam kehidupan.